MANOKWARI – Pemerintah Kabupaten Manokwari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam Gerakan Kerja Bakti Massal, Pembersihan, Penataan, dan Penyemarakkan Kota Manokwari dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Asri sekaligus menyukseskan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XIV Tahun 2026.
Kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap hari Rabu dan Jumat selama bulan Juni 2026 dengan melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, instansi kementerian dan lembaga, sekolah, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, dunia usaha, hingga masyarakat umum.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan Kabupaten Manokwari sebagai tuan rumah PESPARAWI Nasional XIV yang akan berlangsung pada 18 hingga 28 Juni 2026 di Provinsi Papua Barat.
Dalam surat edaran yang dikeluarkan pemerintah daerah, seluruh instansi, lembaga, organisasi, sekolah, perguruan tinggi, rumah ibadah, pelaku usaha, serta kelompok masyarakat diminta untuk mengikutsertakan seluruh anggota dan pegawainya dalam kegiatan kerja bakti secara aktif dan berkelanjutan.
Peserta kerja bakti juga diimbau membawa peralatan pendukung seperti sapu, parang, cangkul, sekop, mesin pemotong rumput, gerobak, hingga karung sampah sesuai kebutuhan di lapangan. Menariknya, seluruh peserta diharapkan mengenakan kostum atau jersey tim nasional peserta Piala Dunia maupun atribut komunitas penggemar sepak bola untuk menambah semarak kegiatan.
Fokus utama kerja bakti meliputi pembersihan sampah dan limbah lingkungan, pembersihan drainase dan saluran air, pemangkasan rumput dan semak belukar, penataan taman dan ruang terbuka hijau, penataan kawasan pesisir dan ruang publik, pengecatan fasilitas umum, hingga penertiban lingkungan dan estetika kota.
Selain itu, seluruh kantor pemerintahan, sekolah, perguruan tinggi, rumah ibadah, hotel, restoran, pusat perbelanjaan, dan tempat usaha diminta menjaga kebersihan serta kerapihan lingkungan masing-masing secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya menyemarakkan ajang nasional tersebut, pemerintah juga menginstruksikan pemasangan Bendera Merah Putih, umbul-umbul, spanduk, dan atribut pendukung lainnya di lingkungan instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perbankan, satuan pendidikan, rumah ibadah, serta fasilitas pelayanan publik.
Pemasangan atribut penyemarakkan tersebut harus memperhatikan aspek estetika, keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan, serta telah terpasang paling lambat 14 hari sebelum pelaksanaan PESPARAWI Nasional XIV.
Pemerintah Kabupaten Manokwari juga meminta para kepala distrik, lurah, kepala kampung, ketua RT dan RW untuk menggerakkan partisipasi aktif masyarakat melalui semangat gotong royong serta memastikan kebersihan dan penataan lingkungan di wilayah masing-masing.
Melalui gerakan bersama ini, Pemkab Manokwari berharap seluruh masyarakat dapat berkontribusi dalam menciptakan kota yang bersih, indah, tertib, nyaman, dan membanggakan sebagai tuan rumah ajang nasional yang akan dihadiri peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kerja bakti massal tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menyukseskan PESPARAWI Nasional XIV Tahun 2026 sekaligus memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan di Kabupaten Manokwari.(Ct11)




