Manokwari Olahraga Papua Barat Pemerintahan SEO
Beranda / SEO / KONI Pusat : Walkout Kubu Lakotani Tak Gugurkan Hasil Musorprovlub

KONI Pusat : Walkout Kubu Lakotani Tak Gugurkan Hasil Musorprovlub

MANOKWARI — KONI Pusat menegaskan penetapan Yosias Saroy sebagai Ketua Umum KONI Papua Barat periode 2026–2030 tetap sah, meski proses Musorprovlub diwarnai aksi walkout kubu calon ketua umum Mohammad Lakotani bersama 16 cabang olahraga pendukungnya.

Wakil Ketua III Bidang Organisasi KONI Pusat, Brigjen TNI (Purn) Purwadi, mengatakan hasil pemilihan telah memenuhi ketentuan organisasi dan mekanisme yang diatur dalam AD/ART KONI.

Polemik dalam sidang bermula dari keputusan pimpinan sidang terkait status hak suara Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia atau Perbasasi.

KONI Pusat menyebut Perbasasi masih berstatus sebagai anggota KONI Papua Barat. Namun, persoalan administrasi membuat hak suara organisasi tersebut dinyatakan tidak berlaku dalam Musorprovlub.

“Secara status keanggotaan, Perbasasi tetap menjadi anggota KONI. Namun karena ada masalah mal administrasi, hak suaranya dinyatakan hilang dan surat dukungannya tidak sah. Pengurusnya tetap boleh hadir di forum, tetapi tidak memiliki hak pilih,” kata Purwadi usai Musorprovlub di Swiss-Belhotel Manokwari, Kamis (17/9/2026) malam.

Pesparawi XIV Manokwari Berbuah Penghargaan dari Menteri Agama

Menurut Purwadi, keputusan tersebut merupakan hasil proses verifikasi yang dilakukan Tim Penjaringan dan Penyaringan atau TPP, termasuk pemeriksaan persyaratan administrasi, surat dukungan dan keaktifan hak suara masing-masing cabang olahraga.

Namun, keputusan pimpinan sidang itu ditolak kubu Lakotani. Mereka kemudian meninggalkan arena musyawarah bersama 16 cabor pendukung.

Meski sebagian peserta keluar dari ruang sidang, proses Musorprovlub tetap dilanjutkan. Kedua calon sebelumnya telah menyampaikan visi dan misi, sebelum forum masuk ke tahapan pemungutan suara.

Hasilnya, Yosias Saroy memperoleh 26 suara dari total 45 hak suara yang dinyatakan memiliki hak memilih.

Purwadi menegaskan perolehan tersebut telah memenuhi ketentuan suara mayoritas sebagaimana diatur dalam AD/ART.

Oknum Anggota DPRP Papua Barat Dilaporkan, Dugaan Pengrusakan Pagar Mes Karyawan

“Secara AD/ART, kemenangan Yosias Saroy sah. Dari total hak suara 45, beliau berhasil mengantongi 26 suara. Angka itu sudah melampaui batas minimum 50 persen plus satu dari total suara sah yang berhak memilih,” tegasnya.

KONI Pusat juga menyatakan siap menghadapi apabila muncul keberatan atau gugatan organisasi pasca-Musorprovlub.

Purwadi mengatakan KONI Pusat siap mendampingi TPP Papua Barat karena proses verifikasi dan validasi terhadap peserta Musorprovlub telah dilakukan sesuai mekanisme organisasi.

Pasca penetapan hasil pemilihan, Yosias Saroy mendapat mandat sebagai Ketua Formatur untuk menyusun struktur kepengurusan KONI Papua Barat periode 2026–2030.

Penyusunan kepengurusan tersebut diberikan waktu maksimal satu bulan sebelum memasuki tahapan pelantikan.

Darurat Kabut Asap Berdampak Penerbangan di Manokwari

KONI Pusat berharap polemik dalam Musorprovlub tidak berlarut-larut dan seluruh cabang olahraga kembali bersatu dalam satu kepengurusan.

“Harapan kami olahraga Papua Barat terus maju. Dari tahun ke tahun prestasi Papua Barat di PON selalu naik, jangan sampai di periode ini justru turun. Oleh karena itu, pengurus terpilih harus merangkul kembali seluruh cabor yang ada demi persatuan dan kemajuan bersama,” pungkas Purwadi.(Ct11)