Manokwari Papua Barat Pemerintahan SEO Transportasi
Beranda / Transportasi / Darurat Kabut Asap Berdampak Penerbangan di Manokwari

Darurat Kabut Asap Berdampak Penerbangan di Manokwari

MANOKWARI — Tiga penerbangan menuju Bandar Udara Rendani Manokwari, Papua Barat, terpaksa ditunda dan dialihkan ke bandar udara terdekat, Kamis (1/10/2026). Penyebabnya, kabut asap yang menyelimuti Manokwari membuat jarak pandang di sekitar bandara anjlok hingga hanya sekitar 500 meter.

Gangguan penerbangan terjadi pada rute Jayapura–Manokwari, Kaimana–Manokwari, dan Teluk Bintuni–Manokwari. Pesawat dialihkan sambil menunggu kondisi kabut asap mereda dan jarak pandang kembali memungkinkan untuk pendaratan.

Jarak pandang di sekitar bandara dilaporkan turun hingga sekitar 500 meter, sehingga tiga penerbangan menuju Manokwari terpaksa ditunda dan dialihkan ke bandar udara terdekat.

Kabut asap mulai terlihat menebal sejak sekitar pukul 10.00 WIT. Hingga siang hari, kondisi jarak pandang masih terbatas dan belum memungkinkan seluruh penerbangan yang menuju Rendani beroperasi normal.

Tiga penerbangan yang terdampak masing-masing berasal dari Jayapura, Kaimana, dan Teluk Bintuni.

Pesparawi XIV Manokwari Berbuah Penghargaan dari Menteri Agama

Penerbangan dari tiga daerah tersebut terpaksa dialihkan sambil menunggu kondisi kabut asap mereda dan jarak pandang kembali memenuhi batas aman untuk penerbangan.

Berdasarkan laporan BMKG Stasiun Meteorologi Bandara Rendani, pergerakan kabut asap terpantau berasal dari arah timur dan selatan.

Namun, hingga Kamis siang, belum diketahui secara pasti sumber kabut asap yang menyelimuti wilayah Manokwari.

Kepala UPBU Rendani Manokwari membenarkan adanya gangguan terhadap sejumlah penerbangan akibat kondisi jarak pandang.

Meski demikian, aktivitas penerbangan di Bandara Rendani tidak sepenuhnya terhenti. Sejak pagi, tercatat tiga penerbangan berhasil mendarat di bandara tersebut.

Oknum Anggota DPRP Papua Barat Dilaporkan, Dugaan Pengrusakan Pagar Mes Karyawan

Pihak bandara masih memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang sebelum memberikan keputusan terhadap penerbangan berikutnya.

Gangguan akibat kabut asap ini menjadi perhatian karena jarak pandang merupakan salah satu faktor penting dalam memastikan keselamatan proses pendaratan maupun keberangkatan pesawat.(Ct11)