MANOKWARI – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus membuktikan komitmennya dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat, khususnya para penderita penyakit kronis. Salah satu cerita sukses datang dari Saharuddin (57), seorang penderita Diabetes Melitus (DM) yang berhasil menjalani pengobatan jangka panjang tanpa harus mengkhawatirkan beban biaya medis yang besar.
Sebagai peserta aktif segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), Saharuddin mengaku sangat terbantu oleh sistem pelayanan JKN yang optimal dan ramah bagi pasien.
Sebelum rutin berobat, Saharuddin kerap mengabaikan gejala awal penyakitnya karena mengira hanya kelelahan biasa. Namun setelah memeriksakan diri, ia kini wajib menjalani kontrol rutin demi menjaga kadar gula darahnya tetap stabil.
“Dulu saya sering merasa lemas, cepat lelah, dan pusing. Namun setelah mendapatkan pengobatan dan anjuran untuk rutin kontrol, saya menyadari penyakit ini tidak bisa dianggap sepele. Sebagai pasien DM, saya benar-benar merasakan pelayanan yang sangat baik, tanpa biaya tambahan maupun kebutuhan membeli obat di luar,” ujar Saharuddin penuh syukur.
Ketersediaan fasilitas tanpa iur biaya ini membuatnya dapat fokus sepenuhnya pada proses pemulihan fisik tanpa terbebani masalah finansial keluarga.
Selain pengobatan reguler, Saharuddin mengapresiasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan. Program komprehensif ini dirancang khusus untuk menjaga kualitas hidup penderita diabetes dan hipertensi lewat berbagai aktivitas positif bulanan.
“Dalam pelaksanaannya, program ini mencakup kegiatan senam bersama, edukasi kesehatan, konsultasi medis, serta pemberian obat secara rutin setiap bulan. Hal tersebut membantu menjaga kondisi tubuh saya tetap terkontrol sesuai terapi dokter,” jelasnya.
Tidak hanya itu, kemudahan mengakses layanan skrining kesehatan gratis dan cek gula darah berkala dari JKN juga memberikan rasa aman yang nyata bagi dirinya dan keluarga. Ia berharap Program JKN terus mempertahankan kualitas pelayanan ini dan menginspirasi masyarakat luas akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan. (rls/Ct11)




