MANOKWARI – Puluhan warga menggelar aksi protes dengan memblokade Jalan Baru Esau Sesa, akses utama menuju Kantor Bupati Manokwari, Selasa. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap janji politik Pemerintah Kabupaten Manokwari yang dinilai belum terealisasi.
Dalam aksi tersebut, massa memasang spanduk di badan jalan dan membakar ban bekas sehingga menyebabkan arus lalu lintas menuju kawasan perkantoran pemerintah lumpuh. Sejumlah warga yang hendak beraktivitas terpaksa mencari jalur alternatif, sementara akses pegawai menuju Kantor Bupati Manokwari dan Kantor Gubernur Papua Barat turut terganggu.
Massa aksi mengaku kecewa terhadap kepemimpinan Bupati Manokwari, Hermus Indou, dan Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono. Mereka menilai salah satu janji politik pasangan tersebut saat kontestasi Pilkada, yakni pengangkatan 1.000 pegawai, hingga kini belum menunjukkan realisasi yang jelas.
“Sudah dua tahun berjalan, tetapi kami belum melihat kepastian terkait janji tersebut. Karena itu kami meminta pemerintah memberikan penjelasan yang jelas kepada masyarakat,” ujar salah seorang peserta aksi, Selasa (2/6/2026).
Meski telah ditemui Sekretaris Daerah bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), massa tetap menolak membubarkan diri. Mereka bersikeras menunggu kehadiran Bupati Manokwari untuk memberikan penjelasan secara langsung terkait tuntutan yang disampaikan.
Hingga berita ini diturunkan, aksi pemblokiran jalan masih berlangsung. Massa tetap bertahan di lokasi sambil menunggu respons langsung dari Bupati Manokwari mengenai tuntutan realisasi janji pengangkatan 1.000 pegawai.
Sementara itu, aparat keamanan terlihat berjaga di sekitar lokasi aksi guna menjaga situasi tetap kondusif dan mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.
Aksi ini menjadi perhatian publik karena tidak hanya berdampak pada aktivitas pemerintahan, tetapi juga mengganggu mobilitas masyarakat yang melintasi kawasan perkantoran pemerintah di Manokwari.(Ct11)




