MANOKWARI – Turnamen futsal SMANSA Cup X kembali bergulir di Manokwari. Memasuki edisi ke-10 atau satu dekade penyelenggaraan, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi keluarga besar SMA Negeri 1 Manokwari sekaligus menjaring talenta futsal potensial.
Bupati Manokwari Hermus Indou mengapresiasi konsistensi keluarga besar SMA Negeri 1 Manokwari dalam menggelar SMANSA CUP. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh positif bagaimana generasi muda mengembangkan kreativitas sekaligus berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Hermus juga menyampaikan rasa bangganya kepada para siswa, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh pihak yang terus menjaga tradisi positif di lingkungan SMA Negeri 1 Manokwari.
Menurutnya, futsal kini telah menjadi salah satu olahraga yang digemari masyarakat. Karena itu, pengembangan olahraga tidak bisa hanya mengandalkan atlet, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Ini menjadi wujud partisipasi kita semuanya untuk membangun olahraga, tetapi juga membangun sektor-sektor lainnya dan memastikan bahwa Manokwari bisa bersaing dengan daerah-daerah lainnya,” ujar Hermus, Sabtu (3/10/2026).
Ia berharap turnamen seperti SMANSA CUP dapat menjadi salah satu pintu lahirnya pemain-pemain muda berbakat dari Manokwari yang mampu menembus level lebih tinggi, termasuk tim nasional.
“Semoga olahraga futsal yang hari ini terselenggara di tempat ini dan juga di beberapa tempat di Manokwari mampu berkontribusi menyumbangkan pemain-pemain yang berbakat ke tim nasional kita,” katanya.
Hermus bahkan berharap suatu saat Manokwari mampu memiliki tim yang berkompetisi di liga nasional sehingga perkembangan futsal di daerah semakin terarah dan berkelanjutan.
Ketua Panitia SMANSA CUP X, Sarce Sawen, mengatakan turnamen tahun ini memiliki makna khusus karena telah memasuki penyelenggaraan ke-10.
Menurut Sarce, SMANSA CUP bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan telah menjadi bagian dari perjalanan dan tradisi tahunan keluarga besar SMA Negeri 1 Manokwari.
“SMANSA CUP bukan sekadar olahraga. Kegiatan ini telah menjadi bagian dari perjalanan dan tradisi tahunan besar keluarga besar SMA Negeri 1 Manokwari,” ujar Sarce.
Panitia yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Manokwari tahun 2014 itu menjadikan SMANSA CUP X sebagai momentum mempertemukan para pecinta futsal sekaligus mempererat kembali hubungan antarlulusan dari berbagai generasi.
Selain pertandingan futsal, rangkaian kegiatan juga diisi dengan sejumlah agenda pendukung, di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, tes kepribadian, dan senam bersama yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Manokwari.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi peserta turnamen, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Manokwari.
Memasuki satu dekade penyelenggaraan, SMANSA CUP X diharapkan terus menjadi ruang pembinaan, silaturahmi, sekaligus panggung bagi munculnya talenta-talenta futsal muda dari Manokwari.(Ct11)





