Manokwari Olahraga Papua Barat Pemerintahan SEO
Beranda / SEO / Yosias Saroy dan Lakotani Adu Gagasan Pembangunan Olahraga di Papua Barat

Yosias Saroy dan Lakotani Adu Gagasan Pembangunan Olahraga di Papua Barat

MANOKWARI — Dua calon Ketua Umum KONI Papua Barat, Yosias Saroy dan Mohammad Lakotani, menawarkan agenda berbeda untuk membenahi tata kelola sekaligus meningkatkan prestasi olahraga Papua Barat, Kamis (17/9/2026).

Dalam pemaparan visi-misinya, Yosias Saroy mengusung visi mewujudkan olahraga Papua Barat yang maju, berprestasi, profesional dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional, dengan tetap berbasis kearifan lokal dan semangat persatuan.

Saroy menempatkan pembinaan atlet secara terstruktur, sistematis dan berjenjang sebagai salah satu fokus utama. Pembinaan tersebut dimulai sejak usia dini hingga tingkat prestasi.

Selain pembinaan atlet, Saroy juga menawarkan penguatan tata kelola KONI yang profesional dan transparan, pemerataan sarana-prasarana olahraga, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta pengembangan kemitraan dengan pemerintah, swasta dan pemangku kepentingan lainnya.

Sementara itu, Mohammad Lakotani mengusung slogan “Olahraga Bangkit dan Berprestasi” dengan visi menjadikan Papua Barat sebagai lumbung atlet yang berkarakter dan modern menuju Indonesia Emas 2045.

Pesparawi XIV Manokwari Berbuah Penghargaan dari Menteri Agama

Lakotani menawarkan Sapta Bangkit, yang mencakup pembenahan organisasi dan manajemen KONI, pembinaan usia dini dan talenta Orang Asli Papua, penguatan infrastruktur olahraga, peningkatan kualitas pelatih, pembangunan ekosistem olahraga, hingga penguatan solidaritas dan marwah KONI sebagai rumah besar olahraga Papua Barat.

Ia juga menjanjikan pencarian bakat hingga ke kampung dan wilayah pegunungan. Program pembinaan akan diarahkan melalui pembinaan berjenjang, pelatihan terpusat maupun desentralisasi, serta dukungan beasiswa dan fasilitas pembinaan bagi atlet berprestasi.

Untuk meningkatkan prestasi, Lakotani menyebut sejumlah cabang olahraga yang akan menjadi perhatian, di antaranya atletik, dayung, tinju, gulat, karate, sepak bola, angkat besi, angkat berat dan cabang olahraga bela diri.

Lakotani juga menawarkan program 100 hari pertama, antara lain konsolidasi dengan KONI kabupaten serta cabang olahraga dan pendataan ulang aset atlet berprestasi maupun infrastruktur olahraga di Papua Barat.

Paparan visi-misi kedua calon menjadi bagian penting menjelang Musprovlub KONI Papua Barat, yang akan menentukan arah kepemimpinan dan pembinaan olahraga Papua Barat untuk periode mendatang.(Ct11)

Oknum Anggota DPRP Papua Barat Dilaporkan, Dugaan Pengrusakan Pagar Mes Karyawan