MANOKWARI – Sebanyak 38 tim ambil bagian dalam Turnamen Futsal SMANDA Cup IV yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 SMA Negeri 2 Manokwari. Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama Manokwari di level yang lebih tinggi.
Turnamen yang dibuka pada Rabu (29/7/2026) itu mendapat apresiasi dari Bupati Manokwari, Hermus Indou. Menurutnya, SMA Negeri 2 Manokwari selama ini tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.
“SMA Negeri 2 adalah lembaga yang mempersiapkan sumber daya manusia untuk mengelola potensi masa depan generasi bangsa,” kata Hermus.
Ia menilai penyelenggaraan SMANDA Cup IV menunjukkan komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi peserta didik, khususnya di bidang olahraga.
“SMA Negeri 2 Manokwari merupakan salah satu sekolah unggulan yang dalam proses penyelenggaraan pendidikan tidak hanya fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan di sekolah, tetapi juga berpartisipasi membangun sumber daya manusia secara luas melalui terselenggaranya turnamen futsal ini,” ujarnya.
Hermus juga menilai pelaksanaan turnamen memiliki makna strategis karena bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-38 SMA Negeri 2 Manokwari dan HUT ke-81 Republik Indonesia.
“Kegiatan ini memiliki relevansi yang kuat antara HUT SMA Negeri 2 dan HUT RI ke-81,” katanya.
Lebih lanjut, Hermus menyoroti prestasi tim futsal SMA Negeri 2 Manokwari yang sebelumnya berhasil menjuarai Bupati Cup dan Ganeta Cup. Menurutnya, capaian tersebut membuktikan kualitas pembinaan olahraga di sekolah tersebut.
“SMA Negeri 2 sebelumnya sudah menjuarai Turnamen Bupati Cup dan Ganeta Cup. Artinya SMA Negeri 2 belum terkalahkan. Jadi ini adalah upaya melestarikan dan mempertahankan talenta yang dimiliki,” ungkapnya.
Ia menyebut SMA Negeri 2 Manokwari telah menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan sumber daya manusia di daerah karena konsisten menorehkan prestasi di berbagai bidang, baik tingkat regional maupun nasional.
“SMA Negeri 2 merupakan indikator pembangunan daerah karena telah menyumbangkan segudang prestasi, baik di tingkat regional maupun nasional. Ini yang harus dijaga oleh pihak sekolah,” ujar Hermus.
Bupati berharap keberhasilan SMA Negeri 2 dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk lebih aktif membina potensi peserta didik melalui kompetisi yang sehat dan berkelanjutan.
“Ini patut dicontoh oleh sekolah-sekolah yang lain. Karena suatu saat akan ada kompetisi yang lebih besar dan Manokwari harus memiliki talenta-talenta terbaik yang lahir dari daerah,” pungkasnya.(Ct11)

