Hukum & Kriminal Manokwari Papua Barat
Beranda / Daerah / Papua Barat / Polda Papua Barat Minta Publik Tak Berspekulasi soal Kematian Yanto Idorway

Polda Papua Barat Minta Publik Tak Berspekulasi soal Kematian Yanto Idorway

MANOKWARI – Polda Papua Barat mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait meninggalnya presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway. Aparat kepolisian memastikan proses autopsi akan berlangsung sebagai bagian dari penyidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada penyidik dan tim medis agar dapat bekerja secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Terkait postingan-postingan di media sosial tentang kasus meninggalnya Yanto Idorway, kami mengimbau agar masyarakat mempercayakan kepada kami sebagai aparat penegak hukum untuk menuntaskan tahapan autopsi terhadap korban,” kata Trihadi.

Ia menegaskan, hasil autopsi akan menjadi dasar ilmiah dalam penyelidikan sehingga informasi yang disampaikan kepada publik nantinya dapat dipertanggungjawabkan.

“Berkaitan dengan hasilnya, kami berjanji akan memberikan keterangan resmi secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Autopsi Jenazah Yanto Idorway Diundur, Polda Papua Barat Tunggu Dokter Forensik

Trihadi menambahkan, Polda Papua Barat berkomitmen menangani kasus tersebut secara profesional, objektif, dan transparan. Masyarakat diminta menunggu hasil resmi autopsi serta perkembangan penyidikan yang akan disampaikan oleh kepolisian.

Menurutnya, penyebaran informasi yang belum terverifikasi berpotensi memunculkan spekulasi di tengah masyarakat dan dapat mengganggu proses penyidikan yang sedang berlangsung. Karena itu, kepolisian mengajak seluruh pihak untuk menahan diri serta menunggu hasil pemeriksaan forensik sebelum menarik kesimpulan terkait penyebab kematian Yanto Idorway.(Ct11)