Uncategorized
Beranda / Uncategorized / BPJS Kesehatan Gandeng Tokoh Agama dan Masyarakat Optimalkan Program JKN di Papua Barat

BPJS Kesehatan Gandeng Tokoh Agama dan Masyarakat Optimalkan Program JKN di Papua Barat

MANOKWARI – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari menggelar Forum Penguatan Peran Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Organisasi Kemasyarakatan dalam mendukung optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Papua Barat, Selasa (17/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta JKN melalui peran para tokoh yang dinilai memiliki pengaruh besar hingga ke tingkat akar rumput.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari Eka Verawati mengatakan, keberadaan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan sangat strategis dalam menyosialisasikan berbagai informasi terkait program JKN kepada masyarakat.

“Melalui forum ini, kami berharap pemahaman masyarakat terhadap Program JKN semakin meningkat. Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan sangat penting karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga ke akar rumput, baik terkait kewajiban membayar iuran maupun hak-hak sebagai peserta JKN,” ujarnya.

Selain meningkatkan pemahaman peserta, BPJS Kesehatan juga menyoroti masih adanya keluhan mengenai pungutan tambahan biaya pelayanan kesehatan yang seharusnya tidak terjadi apabila pelayanan JKN diberikan sesuai prosedur.

Gelombang Kontingen Pesparawi Mulai Tiba, Sulawesi Utara Bawa 271 Peserta ke Manokwari

Menurutnya, persoalan tersebut menjadi perhatian serius BPJS Kesehatan bersama pemerintah daerah untuk memberantas praktik-praktik yang dilakukan oleh oknum tertentu.

“Soal penambahan biaya menjadi konsen kami. Dengan pelayanan JKN yang sesuai prosedur, tidak boleh lagi ada tambahan biaya. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memberantas oknum sehingga praktik ini tidak lagi terjadi,” tegasnya.

BPJS Kesehatan juga telah menyiapkan mekanisme pengaduan bagi peserta JKN yang mengalami kendala atau menemukan adanya pelanggaran dalam pelayanan kesehatan.

“Kami sudah menyiapkan alur pengaduan agar peserta JKN mengetahui ke mana mereka harus mengadu atau melapor. Kami wajib memberikan pelayanan dan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk,” katanya.

Melalui forum tersebut, BPJS Kesehatan berharap sinergi dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan dapat memperluas penyebaran informasi mengenai Program JKN sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Papua Barat.(Ct11)

Gasak Motor di Depan Kafe, Pemuda 23 Tahun Diciduk Tim Resmob