Manokwari Papua Barat Pemerintahan Religi Uncategorized
Beranda / Uncategorized / Gelombang Kontingen Pesparawi Mulai Tiba, Sulawesi Utara Bawa 271 Peserta ke Manokwari

Gelombang Kontingen Pesparawi Mulai Tiba, Sulawesi Utara Bawa 271 Peserta ke Manokwari

MANOKWARI – Kedatangan peserta Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 mulai mewarnai Kota Manokwari. Kontingen dari Provinsi Sulawesi Utara menjadi salah satu rombongan yang tiba di Bandara Rendani Manokwari, Senin (15/6/2026), untuk mengikuti ajang paduan suara gerejawi terbesar di Indonesia tersebut.

Rombongan disambut langsung oleh orang tua angkat peserta, Jafar Warfete, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Papua Barat, serta Wakil Ketua II Panitia Pesparawi Nasional XIV, Richard Alfons.

Usai proses penyambutan, para peserta

Usai proses penyambutan, para peserta langsung diarahkan menuju tempat penginapan di Kompleks Kwarda Pramuka, Arowi, Manokwari.

Ketua rombongan kontingen Sulawesi Utara yang juga Ketua III Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulawesi Utara, Steven Maid, mengatakan total peserta yang akan mengikuti Pesparawi Nasional XIV mencapai 271 orang.

Keluarga Setujui Autopsi Jenazah Yanto Idorway, Kuasa Hukum: Penting untuk Pembuktian Pidana

“Untuk keberangkatan tahap pertama pada 15 Juni ini, sebanyak 55 peserta telah tiba di Manokwari. Mereka berasal dari kategori Paduan Suara Anak dan beberapa kategori Vokal Solo,” ujarnya.

Steven menjelaskan, Kontingen Sulawesi Utara akan mengikuti seluruh kategori yang diperlombakan pada Pesparawi Nasional XIV, yakni sebanyak 13 kategori.

Sementara itu, kedatangan peserta lainnya akan dilakukan secara bertahap pada 17, 19, dan 20 Juni 2026.

Kehadiran para kontingen dari berbagai daerah menandai semakin dekatnya pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Ajang nasional ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan seni paduan suara gerejawi, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarprovinsi di Indonesia.(Ct11) 

Kasus Penganiayaan dan Pencurian Dominasi Kriminalitas di Manokwari, Polisi Singgung Dampak Perda Miras