Manokwari Papua Barat Pemerintahan Pendidikan SEO
Beranda / SEO / Rp46 Miliar untuk Pendidikan Gratis, ini Manfaatnya

Rp46 Miliar untuk Pendidikan Gratis, ini Manfaatnya

MANOKWARI – Pemerintah Kabupaten Manokwari mengalokasikan anggaran lebih dari Rp46 miliar untuk menjalankan program pendidikan gratis tahun 2026.

Program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Manokwari di bidang pendidikan ini menyasar peserta didik dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi, dengan tujuan meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari, Pardjiyanti mengatakan, program pendidikan gratis dirancang untuk memastikan tidak ada anak usia sekolah yang terhambat memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan biaya.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan, meringankan beban pembiayaan yang ditanggung peserta didik dan orang tua, serta meningkatkan pemerataan layanan pendidikan di setiap satuan pendidikan,” ujarnya, Sabtu (3/10/2026).

Dari keseluruhan program, 4.500 peserta didik tercatat sebagai penerima Beasiswa Manokwari Pintar. Bantuan diberikan berdasarkan jenjang pendidikan.

APTISI Papua Barat Diharapkan Perluas Akses Pendidikan

Untuk siswa SD, bantuan mencapai Rp1 juta per peserta didik, SMP Rp1,146 juta, sedangkan SMA/SMK sebesar Rp1,2 juta.

Selain beasiswa, pemerintah daerah juga mengalokasikan bantuan seragam sekolah yang mencakup empat jenis, yakni seragam nasional, Pramuka, batik dan olahraga. Bantuan seragam disalurkan melalui sekolah berdasarkan jumlah peserta didik penerima manfaat.

Sementara untuk mahasiswa, program Bakaro memberikan bantuan pendidikan bagi mahasiswa asal Manokwari yang menempuh pendidikan di luar daerah.

Saat ini tercatat 155 mahasiswa menerima manfaat program tersebut.

Besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Mahasiswa S1 mendapatkan hingga Rp7,5 juta, S2 Rp20 juta, S3 Rp75 juta, sementara mahasiswa kedokteran mendapat bantuan hingga Rp50 juta.

Baru 12,94 Persen, Pendaftaran Bansos Manokwari Masih Rendah

Bantuan mahasiswa juga mencakup dukungan pengelolaan asrama bagi mahasiswa asal Manokwari yang menempuh pendidikan di sejumlah kota besar di luar daerah.

Program pendidikan gratis juga diperkuat melalui BOS Daerah Manokwari (BOSDAMA). Dana ini digunakan untuk membiayai kebutuhan pendidikan yang tidak ditanggung melalui BOS reguler.

Pemkab Manokwari juga membiayai 353 tenaga honorer daerah di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/PAUD, SD, SMP hingga SMA.

Selain itu, terdapat dukungan ULP bagi guru ASN dan PPPK. Secara keseluruhan, program pendidikan gratis mencakup hampir 300 satuan pendidikan dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK.

Untuk jenjang PAUD/TK, pemerintah menyediakan program SIMPEL dengan bantuan Rp125 ribu per peserta didik yang digunakan untuk pembukaan rekening sekaligus mendorong budaya menabung sejak dini.

Tersangka Penganiaya WNA Belanda Ditangkap, Motifnya Mabuk dan Minta Uang

Kepala Dinas Pendidikan menegaskan, seluruh program tersebut ditujukan agar manfaat pendidikan gratis benar-benar diterima masyarakat secara transparan, akuntabel dan tepat sasaran.

Untuk bantuan mahasiswa, salah satu persyaratan utama adalah memiliki KTP Manokwari dan IPK minimal 2,50. Pengajuan dilakukan melalui proposal kepada Dinas Pendidikan.

Pemkab Manokwari berharap program pendidikan gratis tidak hanya mengurangi beban ekonomi keluarga, tetapi juga meningkatkan angka partisipasi sekolah, pemerataan layanan pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dengan total anggaran lebih dari Rp46 miliar, pemerintah daerah menargetkan program tersebut menjadi instrumen penting untuk memastikan keterbatasan biaya tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Manokwari untuk mengenyam pendidikan.(Ct11)