MANOKWARI – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari untuk menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat. Program tersebut menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah guna memastikan setiap warga memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah, merata, dan berkualitas.
Pernyataan itu disampaikan Hermus saat memberikan arahan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Manokwari. Ia mengakui bahwa regulasi berupa peraturan daerah (Perda) yang menjadi dasar pelaksanaan program tersebut masih dalam proses penyusunan.
“Pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat. Perdanya memang belum jadi, tetapi mari kita bersama-sama dengan DPR. Anggaran kita cukup. Kita harus memastikan pelayanan kesehatan gratis benar-benar dapat diberikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari,” kata Hermus, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, program kesehatan gratis harus diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan DPR agar memiliki landasan hukum yang kuat sekaligus dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.
Selain menjamin pembiayaan layanan kesehatan, Hermus juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan. Pemkab Manokwari, kata dia, akan memperkuat kapasitas rumah sakit daerah melalui penyediaan fasilitas yang memadai serta peningkatan jumlah dan kompetensi tenaga kesehatan.
“Kita harus memastikan layanan kesehatan mudah diakses dan berkualitas. Rumah sakit daerah harus diperkuat dengan fasilitas yang memadai dan tenaga medis yang kompeten sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Dalam sektor kesehatan, Pemkab Manokwari juga berkomitmen melanjutkan program penurunan angka stunting dan gizi buruk secara terintegrasi. Upaya tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor agar penanganannya lebih efektif dan tepat sasaran.
Hermus menambahkan, pemerintah daerah akan memperkuat kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Manokwari.
Menurutnya, program tersebut harus dikelola secara profesional dengan tata kelola yang baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
“Ke depan saya bersama wakil bupati dan seluruh jajaran akan bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Manokwari berjalan dengan baik, terutama dari aspek tata kelolanya,” tegasnya.
Melalui kebijakan tersebut, Pemkab Manokwari berharap kualitas pelayanan kesehatan terus meningkat, angka stunting dapat ditekan, serta masyarakat memperoleh jaminan layanan kesehatan yang lebih merata sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Manokwari.(Ct11)

