MANOKWARI — Polresta Manokwari mengamankan seorang mahasiswa berinisial PH yang diduga menyerang dan menganiaya warga negara (WNA) Belanda, Deniz Yunus, di Manokwari, Papua Barat. Korban mengalami luka di bagian kepala hingga harus mendapat jahitan, serta lebam pada hidung dan tangan.
Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Agung Gumara Samosir mengatakan, terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Soal penyerangan dan pemukulan WNA asal Belanda bernama Deniz Yunus, sudah kami amankan terduga pelakunya. Terduga pelaku inisial PH,” ungkap Agung, Selasa (27/10/2026).
Agung menjelaskan, insiden bermula ketika korban sedang berjalan-jalan. Terduga pelaku kemudian diduga mencegat korban dan meminta uang. Namun, setelah permintaannya tidak dipenuhi, pelaku diduga langsung melakukan penyerangan dan pemukulan.
Menurut Agung, terduga pelaku saat kejadian berada di bawah pengaruh minuman keras (miras).
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami sejumlah luka jahitan di kepala, serta lebam pada bagian hidung dan tangan.
Saat ini, penyidik Satreskrim Polresta Manokwari masih mendalami kasus tersebut melalui pemeriksaan terhadap terduga pelaku untuk mengungkap secara utuh kronologi dan motif kejadian.
Sebelumnya, insiden penganiayaan yang terjadi pada Minggu (25/10/2026) itu sempat menjadi perhatian publik setelah informasinya beredar luas di sejumlah platform media online.
Penanganan kasus ini menjadi atensi khusus menyusul keterlibatan seorang warga negara asing sebagai korban. (Ct11)





