Manokwari Papua Barat Religi
Beranda / Religi / Viral! Mimpi PSW Kepulauan Riau Kandas di Bandara, Gagal Tampil di Pesparawi Nasional XIV

Viral! Mimpi PSW Kepulauan Riau Kandas di Bandara, Gagal Tampil di Pesparawi Nasional XIV

MANOKWARI – Kontingen Paduan Suara Wanita (PSW) asal Kepulauan Riau dipastikan gagal tampil pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat. Kekecewaan para peserta memuncak hingga mereka melakukan aksi protes dengan bernyanyi di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, yang kemudian viral di berbagai platform media sosial, Jumat (26/6/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, rombongan PSW Kepulauan Riau tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Manokwari sehingga batal mengikuti perlombaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia nasional.

Diduga, gagalnya keberangkatan kontingen tersebut dipicu kelalaian dalam pengurusan administrasi maupun keberangkatan oleh Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kepulauan Riau. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak LPPD maupun Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terkait penyebab pasti insiden tersebut.

Sebagai bentuk kekecewaan, para peserta memilih melantunkan lagu pujian di area Bandara Soekarno-Hatta. Video aksi mereka dengan cepat menyebar luas di media sosial dan menjadi perbincangan warganet.

Keluarga Setujui Autopsi Jenazah Yanto Idorway, Kuasa Hukum: Penting untuk Pembuktian Pidana

Kolom komentar di sejumlah unggahan dipenuhi kritik tajam. Banyak netizen mempertanyakan tanggung jawab LPPD Kepulauan Riau dan pemerintah daerah karena hingga hari pelaksanaan lomba, kontingen tersebut belum juga berhasil diberangkatkan ke Manokwari.

Sesuai jadwal pertandingan, Paduan Suara Wanita Kepulauan Riau seharusnya tampil pada sesi kedua dengan nomor urut 17. Namun hingga waktu penampilan tiba, peserta belum berada di lokasi perlombaan sehingga kesempatan mereka untuk berkompetisi di Pesparawi Nasional XIV dipastikan gugur.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena Pesparawi Nasional merupakan ajang bergengsi yang dipersiapkan peserta selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Gagal tampil akibat persoalan keberangkatan dinilai menjadi pukulan berat bagi seluruh anggota kontingen yang telah menjalani latihan intensif.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari LPPD Kepulauan Riau maupun panitia Pesparawi Nasional XIV terkait status kontingen tersebut maupun langkah yang akan ditempuh menyikapi insiden ini.(Ct11)

Kasus Penganiayaan dan Pencurian Dominasi Kriminalitas di Manokwari, Polisi Singgung Dampak Perda Miras