MANOKWARI – PT Pelni Cabang Manokwari terus mendorong pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi Pelni Mobile sebagai sarana yang memudahkan masyarakat dalam membeli tiket kapal dan memperoleh informasi perjalanan.
Sosialisasi penggunaan aplikasi tersebut dilaksanakan di Terminal Penumpang Pelabuhan Manokwari, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini dihadiri Vice President Usaha Angkutan Penumpang Pelni Presda Simangasing, Kepala Kantor Pelni Cabang Manokwari Yusuf, serta General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV Cabang Manokwari Nasib Sihombing.
Presda Simangasing menjelaskan bahwa transformasi digital melalui Pelni Mobile telah dimulai sejak tahun 2024. Untuk wilayah Papua, Manokwari menjadi kota kedua pelaksanaan sosialisasi setelah Jayapura.
“Tujuan dari Pelni Mobile ini adalah untuk memberikan kemudahan bagi calon penumpang Pelni. Sekarang beli tiket tidak perlu lagi datang dan mengantre di kantor Pelni. Cukup dari rumah sambil bersantai, tiket sudah bisa dibeli,” ujarnya.
Menurutnya, aplikasi Pelni Mobile tidak hanya melayani pembelian tiket kapal, tetapi juga menyediakan informasi jadwal keberangkatan secara real-time dan layanan pengiriman paket barang. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses layanan Pelni secara lebih praktis dan efisien.
Sebagai bentuk stimulus kepada masyarakat, Pelni juga memberikan diskon tiket sebesar 30 persen yang berlaku mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.
Presda mengimbau masyarakat agar menghindari praktik percaloan dan membeli tiket menggunakan identitas asli sesuai KTP. Hal tersebut penting untuk memastikan validitas data penumpang serta mempermudah proses klaim asuransi apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Jangan pernah beli di calo, dan pastikan tiket sesuai identitas sendiri. Kalau tiket hilang, datanya mudah dicari dan kami bisa bantu cetak ulang. Ini juga berkaitan dengan perlindungan asuransi bagi penumpang,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa tarif resmi Pelni bersifat nasional dan tidak dapat dinaikkan secara sepihak tanpa pengumuman resmi. Seluruh biaya perjalanan, termasuk pas pelabuhan dan asuransi, ditampilkan secara transparan dalam aplikasi.
Kepala Kantor Pelni Cabang Manokwari, Yusuf, juga mengingatkan calon penumpang agar membawa barang secukupnya demi kenyamanan selama perjalanan. Untuk barang berharga, penumpang disarankan memanfaatkan fasilitas penitipan barang yang tersedia di atas kapal.
Sementara itu, GM PT Pelindo Regional IV Cabang Manokwari, Nasib Sihombing, menyatakan dukungannya terhadap digitalisasi layanan yang dilakukan Pelni. Menurutnya, transaksi digital memberikan keuntungan berupa proses yang lebih cepat, mudah, dan murah karena dapat memutus rantai percaloan.
“Kami selaku penyedia fasilitas pelabuhan sangat mendukung transformasi ini. Ke depan, Pelindo juga akan terus meningkatkan fasilitas terminal agar pelayanan kepada penumpang semakin nyaman,” katanya.
Melalui sosialisasi ini, Pelni berharap masyarakat semakin memahami manfaat Pelni Mobile dan dapat memanfaatkan aplikasi tersebut sebagai sarana utama dalam mengakses layanan transportasi laut secara aman, praktis, dan transparan.(Ct11)

