MANOKWARI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Garuda Indonesia Provinsi Papua Barat mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi organisasi dipercepat dengan pembenahan struktur partai hingga tingkat distrik dan kelurahan, sekaligus menyiapkan tahapan verifikasi sebagai syarat mengikuti kontestasi politik mendatang.
Ketua DPD Partai Garuda Indonesia Papua Barat, Harton Tapilatu, mengatakan partainya kini memiliki waktu yang lebih panjang untuk mempersiapkan diri dibandingkan periode sebelumnya. Momentum tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2031.
“Di periode ini kita punya cukup waktu untuk mempersiapkan segala sesuatu menghadapi tahun 2029, yakni pemilihan Presiden, DPR RI, dan DPD RI. Yang lebih penting lagi adalah Pilkada 2031. Pada periode lalu waktu persiapan sangat singkat karena hanya sekitar satu tahun sebelum masuk tahapan verifikasi,” kata Harton, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjadikan perolehan suara sah sebagai dasar penentuan peserta pemilu memberikan peluang yang sama bagi seluruh partai politik.
“Sesuai keputusan MK, kali ini partai tidak lagi melihat jumlah kursi, tetapi melihat suara sah. Jadi semua partai memiliki peluang yang sama,” ujarnya.
Benahi Struktur hingga Tingkat Bawah
Untuk memperkuat mesin politik, DPD Partai Garuda Papua Barat mulai melakukan restrukturisasi kepengurusan di sejumlah daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan organisasi mampu menjawab target politik pada pemilu mendatang.
Harton menjelaskan, pada Sabtu (19/7), DPD Partai Garuda menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada DPC Kabupaten Manokwari dan Teluk Wondama.
“Kami ingin seluruh struktur di tingkat kabupaten segera rampung hingga ke tingkat distrik, bahkan kalau bisa sampai ke tingkat kelurahan. Dengan begitu, roda organisasi dapat berjalan secara utuh dalam menghadapi agenda politik ke depan,” katanya.
Ia menambahkan, perubahan struktur di sejumlah daerah dilakukan karena berbagai pertimbangan, mulai dari adanya pengurus yang berhalangan tetap hingga kebutuhan memperkuat organisasi sesuai target yang telah ditetapkan.
Garuda Klaim Hadir Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Selain mempersiapkan diri menghadapi pemilu, Harton menegaskan Partai Garuda ingin memperkuat peran sebagai wadah perjuangan aspirasi masyarakat Papua Barat.
Menurutnya, partai tidak semata-mata mengejar kekuasaan, tetapi juga ingin memastikan berbagai persoalan masyarakat dapat diperjuangkan melalui jalur politik.
“Partai Garuda hadir bukan hanya soal kekuasaan, tetapi bagaimana bersama-sama masyarakat memperjuangkan kesejahteraan dan kebutuhan mereka. Komitmen ini akan kami tegaskan hingga ke seluruh struktur partai,” ujarnya.
Ia menyebut, partainya tengah membangun sistem politik yang lebih terbuka agar masyarakat memiliki saluran untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah.
“Kami ingin pemerintah tidak hanya mendengar kelompok tertentu, tetapi juga mendengarkan langsung suara masyarakat melalui Partai Garuda,” tegasnya.(Ct11)

