MANOKWARI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua Barat melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek), kepada 17 UMKM, Selasa (21/4/2026) pagi.
Bimtek yang rencananya berlangsung selama dua hari itu bertujuan untuk meningkatkan citra dan daya saing produk UMKM, yang berpotensi masuk pasar global 2026. Kegiatan Bimtek dibuka oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.
Potensi alam di Papua Barat sangat menjanjikan. Sehingga sangat tidak porduktif jika tidak dikelola dengan baik. UMKM diharapkan berperan penting dalam mendorong roda perekonian hingga ke tingkat nasional.

Bimtek ini menjadi jembatan bagi pelaku UMKM untuk lebih produktif dalam memanfaatkan potensi alam yang ada, karena peluang untuk masuk ke pasar global sanggat menjanjikan.
“Alam kita di Papua Barat ini sangat kaya, di sektor dara, laut, pertanian bahkan kerajinan tangan. Sehingga kita harus mendorong penguatan sektor perdagangan luar negeri sebagai sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi,” kata Dominggus Mandacan.
Melalui Bimtek itu, pelaku UMKM harus lebih mandiri dan mampu melakukan inovasi terhadap segala bentuk produk yang akan dihasilkan. Dengan begitu, mereka dapat bersaing di pasar global.
Hal penting lainnya adalah pelaku UMKM harus membangun koneksivitas dan hubungan kerjasama, untuk mendukung kelancaran perdagangan di pasar global.
“Bimtek ini jadi langkah strategis untuk mempersiapkan UMKM Papua Barat, agar lebih siap masuk pasar ekspor,” ungkap Kadis Perindag, Bondan Santoso. (Ct11)




