MANOKWARI – Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Papua Barat, Nathaniel D. Mandacan, mengapresiasi penampilan peserta Paduan Suara Anak (PSA) Kontingen Papua Barat pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 yang berlangsung di Manokwari, Senin (22/6/2026).
Nathaniel yang menyaksikan langsung penampilan para peserta di hadapan dewan juri mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan anak-anak Papua Barat saat membawakan lagu wajib Aku Hendak Memuji Tuhan dan lagu pilihan bebas Tuhan Raja Semesta.
“Kalau menurut saya, penampilan mereka tidak mengecewakan. Tetapi ukuran dewan juri tentu berbeda. Kita tetap optimistis bisa memperoleh poin yang baik,” kata Nathaniel usai penampilan.
Menurutnya, hasil yang ditampilkan para peserta tidak terlepas dari persiapan panjang yang telah dilakukan. Tim PSA Papua Barat menjalani latihan intensif di Kabupaten Kaimana sebelum melaksanakan pemantapan selama lima hari di Manokwari menjelang perlombaan.
“Anak-anak sudah berlatih di Kaimana, lalu lima hari di sini untuk pemantapan,” ujarnya.
Meski optimistis dengan hasil yang akan diraih, Nathaniel menegaskan penentuan juara sepenuhnya menjadi kewenangan dewan juri.
“Sebagai manusia kita puas dengan penampilannya. Tetapi juara atau tidak, itu ditentukan oleh Tuhan melalui dewan juri,” katanya.
Nathaniel juga memastikan pihaknya tidak memberikan janji atau hadiah berlebihan kepada peserta demi menjaga proses pembinaan dan pengembangan karakter anak-anak.
“Kita tidak memberikan janji yang muluk-muluk. Ini bagian dari proses mendidik anak-anak agar tetap fokus pada pengembangan diri dan pelayanan,” ujarnya.
Pada Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, Kontingen Papua Barat berpartisipasi dalam seluruh 12 kategori lomba yang dipertandingkan, sebagai bentuk komitmen tuan rumah untuk berkompetisi sekaligus menyukseskan pelaksanaan ajang paduan suara gerejawi tingkat nasional tersebut.(Ct11)

