MANOKWARI – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Papua Barat memperkirakan proses autopsi terhadap jenazah presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, berlangsung selama tiga hingga empat jam. Pemeriksaan dipastikan dilakukan secara menyeluruh sesuai standar kedokteran forensik.
Kabid Dokkes Polda Papua Barat, Kombes Pol. dr. Iskandar, mengatakan durasi autopsi lebih lama dari biasanya karena kondisi jenazah telah mengalami pembusukan setelah lebih dari tujuh hari sejak korban dinyatakan hilang.
“Dokter forensik menyampaikan bahwa kondisi jenazah yang sudah mengalami pembusukan lebih dari tujuh hari membuat proses autopsi membutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat jam, bahkan bisa lebih tergantung hasil pemeriksaan,” katanya, Kamis (30/7/2026).
Menurut Iskandar, seluruh proses autopsi dipimpin langsung oleh dokter spesialis forensik. Pemeriksaan diawali dari bagian luar tubuh, meliputi identifikasi, pengukuran tubuh, pendokumentasian, hingga pencatatan setiap temuan oleh tim.
Selanjutnya, pemeriksaan dilanjutkan ke bagian dalam tubuh dengan membuka rongga kepala, dada, dan perut untuk mencari penyebab kematian berdasarkan temuan medis.
“Seluruh tindakan berada di bawah kendali dokter forensik. Tim lainnya hanya membantu mendokumentasikan, mencatat, dan mengambil sampel yang diperlukan untuk pemeriksaan lanjutan,” ujarnya.
Kombes Pol. dr. Iskandar menjelaskan, sejumlah jaringan tubuh akan dikirim ke laboratorium forensik di luar Papua Barat karena daerah tersebut belum memiliki fasilitas pemeriksaan histopatologi forensik.
Akibatnya, hasil autopsi tidak dapat diperoleh dalam waktu singkat dan masyarakat diminta bersabar menunggu hasil pemeriksaan ilmiah.
“Hasil autopsi tidak bisa selesai dalam satu atau dua hari karena sampel harus diperiksa di laboratorium forensik di luar daerah. Semua proses dilakukan secara profesional, ilmiah, dan imparsial,” jelasnya.
Usai autopsi selesai, jenazah akan segera diserahkan kepada keluarga apabila seluruh kebutuhan pemeriksaan medis telah terpenuhi. Polda Papua Barat juga menyiapkan layanan ambulans secara gratis untuk mengantar jenazah ke rumah duka.(Ct11)





