MANOKWARI – Hujan deras warnai pelaksanaan ibadah pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (20/6/2026).
Meski diguyur hujan dengan intensitas lebat, ratusan pemuda dan pemudi yang terlibat dalam atraksi tari penyembahan tetap bertahan di lapangan dan melanjutkan penampilan mereka hingga acara berlangsung selesai.
Ibadah pembukaan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIT awalnya berlangsung dalam kondisi cuaca cerah berawan. Namun, menjelang penghujung rangkaian ibadah, hujan turun dan mengguyur kawasan RTP Borarsi serta sejumlah wilayah di Kabupaten Manokwari.
Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, para peserta, tamu undangan, dan masyarakat yang hadir tetap mengikuti jalannya acara dengan penuh antusias. Semangat para penari yang tetap menampilkan atraksi penyembahan di bawah guyuran hujan mendapat apresiasi dari para peserta dan penonton yang memadati lokasi kegiatan.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Manokwari dalam prakiraan cuaca yang dirilis pada Sabtu (20/6/2026) menyebutkan kondisi cuaca di wilayah Manokwari secara umum berawan.
Namun, menjelang sore hingga malam hari, hujan mengguyur sebagian besar wilayah Manokwari, termasuk lokasi berlangsungnya pembukaan Pesparawi Nasional XIV.
Hingga berita ini diterbitkan, hujan masih terus turun di sejumlah kawasan di Kabupaten Manokwari. Meski demikian, pelaksanaan pembukaan Pesparawi Nasional XIV tetap berlangsung dengan lancar dan khidmat.
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari diikuti oleh kontingen dari 38 provinsi di Indonesia, akan dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka.(Ct11)

