Manokwari Papua Barat Pemerintahan Pendidikan SEO
Beranda / SEO / Festival PAUD Kreatif 2026 Ditutup, Hermus Indou Bicara Masa Depan Pendidikan Manokwari

Festival PAUD Kreatif 2026 Ditutup, Hermus Indou Bicara Masa Depan Pendidikan Manokwari

MANOKWARI – Bupati Manokwari Hermus Indou menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Manokwari untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK).

Penegasan itu disampaikan Hermus saat menutup rangkaian Festival PAUD Kreatif 2026 di Manokwari, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Hermus, pelayanan pendidikan merupakan bagian penting dari tanggung jawab pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di daerah.

“Ini adalah sebuah pelayanan yang diberikan pemerintah daerah untuk merespons situasi, kondisi, realita pembangunan, maupun masalah yang dihadapi di daerah,” kata Hermus.

Ia menekankan, pelayanan publik, terutama di bidang pendidikan, tidak boleh dilakukan secara setengah-setengah. Kualitas pelayanan harus menjadi perhatian utama karena menyangkut penghormatan terhadap masyarakat yang menerima layanan.

Sembako Rp75 Ribu, Pertamina Ringankan Beban Warga Jayapura

“Kalau aspek kualitas menjadi hal yang sangat penting, jangan memberikan pelayanan dengan setengah-setengah. Pemberian pelayanan adalah sebuah penghormatan kepada orang yang menerima pelayanan,” tegasnya.

Hermus mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam pendidikan untuk menempatkan kepentingan anak sebagai prioritas utama. Menurutnya, pelayanan pendidikan bukan sekadar menjalankan kewajiban administratif, tetapi juga bentuk investasi terhadap masa depan daerah.

“Kalau hari ini kita mau melayani anak-anak kita, mari kita berikan yang terbaik. Yang kita lakukan hari ini adalah hati kita yang kita berikan kepada anak-anak kita dan juga kepada Kabupaten Manokwari,” ujarnya.

Ia menilai Festival PAUD Kreatif 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memberikan apresiasi terhadap anak-anak, dunia pendidikan, sekaligus pembangunan sumber daya manusia di Manokwari.

“Ini adalah apresiasi untuk anak-anak, apresiasi untuk pendidikan dan sumber daya manusia, serta apresiasi untuk masa depan. Kalau kita tidak menghormati ini semua, maka kita tidak memiliki masa depan,” kata Hermus.

Ancaman Karhutla, Pemerintah Kampung Maruni Ingatkan Warga Jaga Lingkungan

Hermus mengatakan pembangunan daerah harus terus mengalami transformasi. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kualitas pelayanan publik, termasuk memastikan akses pendidikan yang semakin luas dan berkualitas bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan, program pendidikan gratis di Kabupaten Manokwari akan dilaksanakan secara bertahap, termasuk pada jenjang PAUD dan TK.

“Kita berharap pelayanan pendidikan gratis ini sudah dan akan secara bertahap kita lakukan untuk tingkat PAUD dan TK,” ujarnya.

Sebelumnya, rangkaian Festival PAUD Kreatif 2026 turut dimeriahkan dengan pawai budaya yang melibatkan 32 lembaga PAUD se-Kabupaten Manokwari.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak usia dini untuk menampilkan kreativitas sekaligus mengenalkan keberagaman budaya kepada masyarakat.

Rotasi Polri, Kabid Dokkes dan Propam Polda Papua Barat Berganti

Festival PAUD Kreatif 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun fondasi pendidikan anak usia dini yang berkualitas sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan Kabupaten Manokwari.(Ct11)