MANOKWARI – Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, menegaskan bahwa evaluasi kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) bukan sekadar menilai capaian organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki berbagai kekurangan sekaligus memperkuat semangat pembinaan ke depan.
Menurut Mugiyono, LPTQ memiliki peran strategis dalam membina generasi muda agar mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
“Evaluasi itu untuk memperbaiki yang masih kurang dan menambah semangat bagi organisasi. Karena LPTQ memiliki peran penting sebagai wadah pembinaan generasi muda untuk mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” kata Mugiyono, Rabu (15/7/2026).
Ia berharap proses pemilihan kepengurusan yang baru dapat menghasilkan sosok-sosok yang memiliki kompetensi, dedikasi, dan semangat pengabdian untuk melanjutkan program pembinaan tilawatil Quran di Kabupaten Manokwari.
Menurutnya, pengurus yang terpilih juga harus mampu membangun kerja sama yang solid agar program-program LPTQ dapat berjalan secara optimal dan melahirkan qari dan qariah berprestasi.
“Pengurus LPTQ yang terpilih nanti harus memiliki kapasitas, semangat mengabdi, serta mampu bekerja sama,” ujarnya.
Mugiyono optimistis, dengan kepengurusan yang kuat dan solid, LPTQ Manokwari akan semakin maksimal dalam menjalankan pembinaan sehingga mampu meningkatkan prestasi daerah pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di tingkat provinsi maupun nasional.
Lebih lanjut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manokwari, I Gusti Ketut Suardana, mengatakan kepengurusan baru memiliki peran strategis dalam melanjutkan pembinaan sekaligus meningkatkan prestasi para peserta MTQ di daerah tersebut.
“Untuk menjaga keberlanjutan pembinaan, pembentukan kepengurusan yang baru sangat penting agar pembinaan terhadap para qari dan qariah terus berlangsung. Mudah-mudahan pengurus yang telah menyelesaikan masa tugasnya dapat menjadi cerminan sekaligus teladan bagi pengurus yang akan datang,” ungkap I Gusti Ketut Suardana.
Menurutnya, pengalaman dan dedikasi pengurus sebelumnya dapat menjadi modal berharga bagi kepengurusan berikutnya dalam menjalankan amanah organisasi. Ia berharap pengurus baru yang terpilih mampu meneruskan program yang telah berjalan serta menghadirkan inovasi dalam pembinaan.
“Pengurus baru yang dipilih nanti dapat mengemban tugas itu kembali sehingga kesuksesan pembinaan dan prestasi dapat lebih ditingkatkan pada kegiatan MTQ berikutnya,” katanya.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pembinaan menjadi salah satu kunci untuk melahirkan qari dan qariah berprestasi yang mampu membawa nama baik Kabupaten Manokwari pada ajang MTQ di tingkat yang lebih tinggi.(Ct11)

