TELUK BINTUNI — Sebanyak 251 prajurit Yonif 147/Ksatria Garuda Jaya diterjunkan untuk menjalankan tugas kewilayahan di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menegaskan, kehadiran prajurit di tengah masyarakat harus dibangun dengan pendekatan humanis, bukan menciptakan jarak.
Pesan itu disampaikan Yohanis saat memimpin Apel Penyambutan Satgas Kewilayahan Yonif 147/Ksatria Garuda Jaya Tahun 2026 di halaman Gedung Serba Guna (GSG) Bintuni, Senin (31/8/2026).
“Kehadiran TNI harus memberikan rasa aman, bukan menciptakan jarak dengan masyarakat,” kata Yohanis.
Menurut dia, tugas kewilayahan tidak semata-mata berkaitan dengan pengamanan. Para prajurit juga dituntut mampu membangun komunikasi, kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat di wilayah penugasan.
Yohanis meminta seluruh personel menghormati adat dan budaya masyarakat Teluk Bintuni. Komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta berbagai elemen masyarakat juga harus diperkuat.
Ia juga mengingatkan prajurit agar menjalankan tugas sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku serta menjaga nama baik TNI dan kehormatan satuan.
“Hubungan TNI dan rakyat merupakan kekuatan penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah,” ujarnya.
Yohanis berharap kehadiran Satgas Yonif 147/Ksatria Garuda Jaya tidak hanya memperkuat pengamanan, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat Teluk Bintuni.
Dandim 1806/Teluk Bintuni Letkol Inf. Yan M. Doli Simanjuntak meminta seluruh prajurit tidak gegabah dalam menjalankan tugas. Mereka diminta terlebih dahulu memahami karakteristik wilayah dan masyarakat yang menjadi tempat penugasan.
Teluk Bintuni memiliki wilayah geografis yang luas dengan keragaman sosial, budaya dan adat istiadat. Kondisi tersebut menuntut prajurit mampu beradaptasi dan membangun komunikasi yang tepat dengan masyarakat.
Yan menegaskan, keberhasilan tugas tidak hanya ditentukan kemampuan militer, tetapi juga kemampuan prajurit memperoleh kepercayaan masyarakat.
“Pegang prinsip tegas dalam tugas, santun dalam bertindak dan selalu menghormati masyarakat,” pesan Yan.
Selain membangun komunikasi dengan masyarakat, prajurit diminta memperkuat koordinasi dengan Kodim 1806/Teluk Bintuni, jajaran Koramil, aparat keamanan, pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya.
Soliditas dan keselamatan personel juga menjadi perhatian selama pelaksanaan tugas.
Apel penyambutan tersebut turut dihadiri Kapolres Teluk Bintuni AKBP Maruly Rachmat Azwar, Kepala Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni Muhammad Ikbal, Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni Yasman Yasir, Komandan Yonif 763/SBA Letkol Inf. Eko Novandy Saputro serta perwakilan Brigif 26/GP.
Sebanyak 251 prajurit Yonif 147/Ksatria Garuda Jaya kini mengemban tugas kewilayahan di Teluk Bintuni. Pemerintah daerah berharap penugasan tersebut mampu memperkuat stabilitas sekaligus membangun hubungan yang semakin dekat antara TNI dan masyarakat.(Ct11)





