MANOKWARI – Kasus penemuan jenazah Yanto Idorway (YI) di Papua Barat masih terus bergulir. Penyidik Polda Papua Barat telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk orang yang berada bersama korban saat kejadian.
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo mengatakan pemeriksaan saksi menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Terkait perkembangan penanganan kasus penemuan jenazah almarhum YI, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk saksi yang bersama korban saat kejadian,” ujar Kabid Humas Polda Papua Barat, Jumat (7/8/2026).
Selain pemeriksaan saksi, penyidik kini masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor). Hasil tersebut menjadi bagian penting dalam proses Scientific Crime Investigation (SCI) yang diterapkan dalam penanganan perkara.
Polda Papua Barat menyebut hasil pemeriksaan forensik diperlukan untuk membantu penyidik memperoleh gambaran berdasarkan bukti ilmiah dalam mengungkap perkara tersebut.
“Saat ini penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik sebagai bagian dari proses Scientific Crime Investigation (SCI),” katanya.
Polisi belum memberikan kesimpulan lebih jauh terkait penyebab maupun rangkaian kejadian sebelum hasil pemeriksaan forensik diterima.
Kabid Humas menegaskan, perkembangan penanganan perkara akan disampaikan kepada publik setelah hasil pemeriksaan forensik diterima dan dianalisis oleh penyidik.
“Perkembangan penanganan perkara akan kami sampaikan lebih lanjut setelah hasil pemeriksaan forensik diterima,” ujarnya.
Polda Papua Barat memastikan proses penyidikan terus berjalan. Pemeriksaan saksi dan analisis bukti forensik diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih terang mengenai kasus penemuan jenazah YI.(Ct11)





