Manokwari Papua Barat Pemerintahan Sosial & Budaya
Beranda / Sosial & Budaya / Harlah ke-19 IKASWARA Manokwari Perkuat Persatuan dan Kerukunan

Harlah ke-19 IKASWARA Manokwari Perkuat Persatuan dan Kerukunan

MANOKWARI – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-19 Ikatan Keluarga Sunda, Jawa, Madura, dan Warga (IKASWARA) Manokwari menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan memperkokoh kontribusi organisasi kemasyarakatan tersebut dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Manokwari.

Ketua IKASWARA Manokwari, Suyanto, mengatakan organisasi yang dipimpinnya merupakan wadah berhimpunnya berbagai paguyuban dari sejumlah daerah. Saat ini, IKASWARA menaungi 28 paguyuban yang tersebar di Manokwari.

Menurutnya, keberadaan IKASWARA tidak hanya bertujuan mempererat persaudaraan antarwarga, tetapi juga mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.

“Ke depan kami juga berencana membangun sebuah pendopo yang nantinya dapat dimanfaatkan bersama oleh seluruh paguyuban sebagai pusat kegiatan dan silaturahmi,” ujarnya.

Suyanto menegaskan bahwa Harlah ke-19 menjadi pengingat bagi seluruh anggota IKASWARA untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan memperkuat peran organisasi dalam membangun hubungan sosial yang harmonis di Manokwari.

Keluarga Setujui Autopsi Jenazah Yanto Idorway, Kuasa Hukum: Penting untuk Pembuktian Pidana

Sementara itu, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, menyampaikan apresiasi atas kontribusi IKASWARA dalam bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Manokwari harus terus dirajut menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan.

“Pemerintah Kabupaten Manokwari memberikan apresiasi atas peran IKASWARA dalam bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan Manokwari yang maju dan harmonis,” katanya.

Mugiyono juga mengajak seluruh pengurus dan anggota IKASWARA untuk memperkuat soliditas internal organisasi serta terus menjalin kerukunan dengan seluruh lapisan masyarakat.

“Jaga semangat guyub, rukun, dan saling menghargai sehingga Manokwari tetap menjadi rumah yang aman, damai, dan nyaman bagi semua,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, menilai usia IKASWARA yang telah memasuki 19 tahun menjadi bukti bahwa organisasi tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kasus Penganiayaan dan Pencurian Dominasi Kriminalitas di Manokwari, Polisi Singgung Dampak Perda Miras

Ia berharap IKASWARA terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan serta berkontribusi dalam berbagai program pembangunan, khususnya di bidang sosial, ekonomi, dan budaya.

“Seluruh aktivitas pembangunan hanya dapat berjalan dengan baik apabila situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Lakotani menambahkan bahwa anggota IKASWARA berasal dari berbagai latar belakang profesi sehingga memiliki potensi besar untuk ikut mendorong kemajuan daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh komponen IKASWARA untuk terus menjaga kondusivitas daerah agar Manokwari tetap aman, damai, dan mendukung keberlanjutan pembangunan.

Peringatan Harlah ke-19 IKASWARA Manokwari diharapkan menjadi titik penguatan semangat persaudaraan, gotong royong, dan kolaborasi lintas komunitas dalam membangun Manokwari yang harmonis dan sejahtera.(Ct11)

Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Jenazah Yanto Idorway di Celah Batu Air Terjun Memti