MANOKWARI – Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari bukan sekadar ajang perlombaan paduan suara. Perhelatan nasional ini menjadi panggung bagi Papua Barat untuk membuktikan kepada Indonesia bahwa Tanah Papua adalah daerah yang aman, damai, ramah, dan siap menjadi tuan rumah berbagai event berskala nasional.
Karena itu, dukungan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan Pesparawi yang diikuti kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia.
Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari terus memaksimalkan berbagai persiapan, mulai dari kesiapan venue, akomodasi peserta, transportasi, hingga sistem pengamanan. Seluruh aspek dipastikan berjalan optimal agar ribuan peserta dan tamu yang hadir dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman.
Di tengah upaya tersebut, Kepala Suku Maybrat, Samuel Sakiri, mengajak seluruh masyarakat Manokwari untuk bersatu menyukseskan Pesparawi Nasional XIV. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata-mata pemerintah.
“Sebagai tuan rumah, kita harus menunjukkan sikap yang baik kepada para tamu yang datang dari berbagai daerah. Mari bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan dukungan positif selama kegiatan berlangsung,” ujar Samuel, Senin (15/6/2026).
Ia menegaskan, Manokwari yang dikenal sebagai Kota Injil harus mampu memberikan kesan terbaik kepada seluruh peserta. Keramahan masyarakat dan situasi yang kondusif akan menjadi wajah Papua Barat yang dikenang para tamu ketika kembali ke daerah masing-masing.
Samuel juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pelaksanaan Pesparawi. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi fondasi utama bagi kelancaran seluruh agenda nasional tersebut.
“Siap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Mari kita sukseskan Pesparawi Nasional XIV sebagai kebanggaan bersama masyarakat Papua Barat,” tegasnya.
Lebih dari sekadar kompetisi paduan suara gerejawi, Pesparawi Nasional XIV diharapkan menjadi momentum memperkuat persaudaraan antarumat Kristen dari seluruh Indonesia, memperkenalkan kekayaan budaya Papua Barat, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui meningkatnya kunjungan peserta, ofisial, dan wisatawan.
Keberhasilan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV juga diyakini akan memperkuat citra Papua Barat sebagai daerah yang aman, terbuka, dan siap menjadi tuan rumah berbagai agenda nasional maupun internasional di masa mendatang.(Ct11)

