Manokwari Papua Barat Religi
Beranda / Religi / Harmoni PSP Menggema, 22 Kontingen Berebut Gelar Terbaik

Harmoni PSP Menggema, 22 Kontingen Berebut Gelar Terbaik

MANOKWARI – Atmosfer kompetisi di ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 semakin memuncak. Giliran kategori Paduan Suara Pria (PSP) menghadirkan pertarungan kualitas vokal yang memukau, saat 22 kontingen dari berbagai provinsi tampil bergantian menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan ratusan penonton.

Sejak penampilan pembuka oleh Kontingen Sumatera Utara, panggung lomba langsung dipenuhi harmoni suara pria yang kokoh, berkarakter, dan penuh penghayatan. Setiap kontingen tampil dengan interpretasi musikal yang berbeda, memadukan kekuatan teknik vokal, kekompakan, dinamika, hingga ekspresi yang mampu membangun suasana khidmat sekaligus memikat perhatian audiens.

Usai penampilan Sumatera Utara, persaingan berlanjut dengan kontingen Kalimantan Tengah yang tampil pada nomor urut berikutnya. Penampilan demi penampilan terus bergulir, menghadirkan warna musikal yang beragam dan memperlihatkan keseriusan setiap provinsi dalam mempersiapkan diri menghadapi salah satu kategori paling bergengsi di Pesparawi Nasional.

Sepanjang perlombaan, para peserta tidak hanya berlomba menyuguhkan kualitas vokal yang prima, tetapi juga memperlihatkan disiplin, kekompakan, serta kemampuan membangun keseimbangan antarsuara. Harmonisasi yang rapi dipadukan dengan penguasaan panggung menjadi nilai lebih yang membuat setiap penampilan memiliki karakter tersendiri.

Pelaksanaan lomba dibagi ke dalam tiga sesi. Sesi pertama diikuti 12 kontingen yang membuka persaingan sejak pagi hari. Kompetisi kemudian dilanjutkan pada sesi kedua dengan sembilan kontingen, sebelum ditutup pada sesi ketiga yang menghadirkan empat kontingen terakhir untuk melengkapi seluruh rangkaian penampilan kategori PSP.

Keluarga Setujui Autopsi Jenazah Yanto Idorway, Kuasa Hukum: Penting untuk Pembuktian Pidana

Persaingan yang berlangsung ketat membuat setiap penampilan menjadi penentu. Selisih kualitas antarkontingen dinilai sangat tipis sehingga setiap detail, mulai dari intonasi, keseimbangan suara, artikulasi, interpretasi lagu, hingga penampilan di atas panggung, menjadi faktor penting dalam penilaian.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas Agstya R. Listya, Pdt. Karel M. Siahaya, Wahono Hadi, Wilhelm F.O. Pantouw, dan Tony Mulumbot. Kelima juri menilai seluruh aspek musikal sesuai standar kompetisi Pesparawi Nasional untuk menentukan kontingen yang paling layak meraih prestasi terbaik.

Lomba Paduan Suara Pria pun menjadi salah satu kategori yang paling menyita perhatian sepanjang pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV. Riuh tepuk tangan penonton yang mengiringi setiap penampilan menjadi bukti bahwa kualitas paduan suara pria dari berbagai provinsi terus berkembang, menghadirkan sajian musikal yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga menginspirasi dan memuliakan nilai-nilai pelayanan melalui pujian.(Ct11)