MANOKWARI – Keinginan memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak dan keluarga menjadi alasan utama 10 eks anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap IV Sorong Raya memilih meninggalkan hutan dan kembali menyatakan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengungkapkan, keputusan tersebut lahir dari kesadaran para eks anggota OPM sendiri setelah melihat sulitnya kehidupan yang mereka jalani bersama keluarga di pedalaman.
“Mereka memiliki kesadaran yang mendalam untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak dan keluarganya,” kata Lucky usai prosesi Ikrar Setia kepada NKRI di Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Kamis (25/6/2026).
Senada dengan itu, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menjelaskan bahwa selama berada di hutan, para eks anggota OPM hidup dalam berbagai keterbatasan, terutama akses pendidikan bagi anak-anak dan pelayanan kesehatan bagi keluarga.
Berbekal pendekatan persuasif dan dialog kemanusiaan, mereka akhirnya memutuskan meninggalkan kehidupan di hutan. Personel Satgas Yonif 410/Alugoro kemudian menjemput mereka di Kampung Meraga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, sebelum dibawa ke Manokwari untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan dan program pembinaan.
Pemerintah bersama TNI dan Polri berkomitmen memberikan pendampingan, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta program pemberdayaan agar para eks anggota OPM dan keluarganya dapat membangun kehidupan baru yang lebih sejahtera.
Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kelompok lain yang masih berada di hutan untuk meninggalkan konflik dan memilih masa depan yang lebih baik bersama NKRI.(Ct11)

