MANOKWARI – Sorotan mata penonton tertuju ke atas panggung saat Fransina Yosina Marisan, peserta Solo Remaja Putri Kontingen Papua Barat, melangkah dengan penuh keyakinan pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari.
Meski mengaku sempat dilanda rasa gugup sesaat sebelum tampil, lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) itu berhasil mengubah ketegangan menjadi energi positif yang mengantarkannya pada penampilan penuh penghayatan dan memikat perhatian hadirin.
Diiringi permainan piano yang harmonis dari Sheren Sinaga, Fransina membawakan lagu pilihan berjudul “Puji Nama Tuhan” dengan karakter vokal yang lembut namun kuat. Setiap bait yang dilantunkan terdengar mengalir dengan penuh penghayatan, menciptakan suasana khidmat di dalam arena perlombaan.
“Awalnya saya gugup saat naik ke panggung, tetapi saya percaya Tuhan Yesus pasti menolong saya,” ungkap Fransina usai menyelesaikan penampilannya, Selasa (23/6/2026).
Kepercayaan diri yang perlahan tumbuh selama penampilan membuat Fransina mampu menunjukkan kualitas vokalnya secara maksimal. Dari nada-nada awal hingga akhir lagu, ia tampil tenang dan berhasil menuntaskan tugasnya di hadapan dewan juri serta ratusan penonton yang memadati arena lomba.
Bagi Fransina, momen tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Pasalnya, Pesparawi Nasional XIV merupakan panggung nasional pertama yang diikutinya sejak menekuni dunia tarik suara gerejawi.
Persiapan panjang selama lima bulan menjadi modal penting bagi penyanyi muda Papua Barat itu. Berbagai latihan dilakukan untuk mengasah teknik vokal, memperkuat interpretasi lagu, hingga membangun kesiapan mental agar mampu tampil optimal di panggung bergengsi tersebut.
“Ini Pesparawi pertama saya. Kami berlatih sekitar lima bulan dan saya merasa sangat puas dengan penampilan yang saya berikan hari ini,” katanya.
Usai turun dari panggung, rasa lega terpancar jelas dari wajah Fransina. Penampilan yang sukses ia tuntaskan menjadi jawaban atas perjuangan panjang selama masa persiapan.
Meski baru menjalani debut di tingkat nasional, Fransina menunjukkan tekad besar untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas penampilannya di masa mendatang.
“Kalau nanti dipercaya dan terpilih lagi, saya ingin tampil lebih maksimal dan lebih baik dari sekarang,” ujarnya.
Penampilan Fransina menjadi salah satu warna tersendiri dalam kompetisi Solo Remaja Putri Pesparawi Nasional XIV. Dengan suara yang merdu, penghayatan yang kuat, serta keberanian menaklukkan rasa gugup di panggung nasional, penyanyi muda Papua Barat itu membuktikan bahwa talenta daerah mampu tampil percaya diri dan bersinar di ajang bergengsi tingkat nasional.(Ct11)

