Manokwari Papua Barat Religi
Beranda / Religi / Kaltim Incar Emas dan Grand Prix Perdana pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

Kaltim Incar Emas dan Grand Prix Perdana pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

MANOKWARI – Kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) mulai tiba di Manokwari, Papua Barat, untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026. Rombongan yang mendarat di Bandara Rendani, Kamis (18/6/2026), disambut oleh orang tua asuh, Wakil Ketua II Panitia Pesparawi Nasional XIV Richard Alfons, serta panitia yang telah ditunjuk.

Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalimantan Timur sekaligus Ketua Rombongan Kaltim, Dr. Sudirman, mengatakan jumlah peserta, ofisial, panitia pemberangkatan, hingga pengurus LPPD yang diberangkatkan ke Manokwari mencapai 174 orang.

Namun, kedatangan kontingen dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang penerbangan.

“Hari ini yang tiba sebanyak 58 orang. Sisanya akan menyusul besok dan hari-hari berikutnya karena kami dijadwalkan datang dalam tiga kali kedatangan,” ujar Sudirman.

Pada ajang Pesparawi Nasional XIV, Kalimantan Timur akan tampil pada delapan kategori lomba, termasuk cabang solo, paduan suara pria, paduan suara campuran, hingga musik pop gereja.

Keluarga Setujui Autopsi Jenazah Yanto Idorway, Kuasa Hukum: Penting untuk Pembuktian Pidana

Menurut Sudirman, seluruh peserta telah menjalani persiapan secara maksimal dan siap memberikan penampilan terbaik untuk membawa nama Kalimantan Timur bersaing di tingkat nasional.

“Kami mengikuti delapan kategori lomba. Target kami paling tidak bisa meraih medali emas pada cabang yang diikuti,” katanya.

Selain membidik medali emas, Kalimantan Timur juga menaruh harapan besar untuk menembus babak Grand Prix, yang untuk pertama kalinya akan dipertandingkan dalam sejarah pelaksanaan Pesparawi Nasional.

Sudirman menjelaskan, peluang menuju Grand Prix bergantung pada hasil penilaian di masing-masing kategori lomba. Kontingen yang berhasil menempati posisi terbaik pada kategori tertentu berpeluang melaju ke babak bergengsi tersebut.

“Jika kami bisa masuk dua besar, misalnya pada kategori paduan suara pria atau paduan suara campuran, maka peluang menuju Grand Prix terbuka. Harapan kami tentu bisa lolos dan menjadi bagian dari Grand Prix yang pertama kali digelar dalam Pesparawi Nasional,” ujarnya.

Kasus Penganiayaan dan Pencurian Dominasi Kriminalitas di Manokwari, Polisi Singgung Dampak Perda Miras

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari menjadi ajang kompetisi musik gerejawi terbesar di Indonesia yang mempertemukan kontingen dari seluruh provinsi. Selain menjadi arena unjuk kemampuan vokal dan musikalitas, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, kebersamaan, dan semangat pelayanan antarumat Kristen dari berbagai daerah di Tanah Air.(Ct11)