MANOKWARI – Beredar video di sosial media, ditemukannya mayat berjenis kelamin laki-laki di kali Wariori. Informasi itu kemudian dikonfirmasi ke Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin mengaku bahwa personel SAR masih melakukan pengecekan di Lokasi tersebut.
“Informasi yang kami dapat dari Polsek Masni, bahwa korban 1 orang dan sudah dievakuasi,” kata Yeri Sabaruddin, yang di konfirmasi Redaksi Media Cakrawalatime.com, Minggu (3/5/2026).

Korban hanyut di Kali Wariori, Foto : Istimewa
Keterangan berbeda datang dari salah satu warga yang enggan disebutkan identitasnya membenarkan kejadian itu. Bahwasanya korban yang hanyut di kali Wariori adalah mereka yang melakukan penambangan emas di sekitar wilayah itu.
Diduga karena pesisir kali Wariori yang terus di rusak akibat penggalian emas secara illegal, sehingga terkikis karena derasnya hujan sejak Jumat 1 Mei 2026 malam.
“Hujan deras hari Jumat malam itu, jadi banjir besar. Terus 10 orang hilang ini mereka buat kamp di dekat muara kali Wasarawi. Yang hilang 10 orang, laki-laki 8 dan perempuan 2,” ungkap warga.
Untuk kesekian kalinya, kali Wariori sudah menelan korban akibat keserakahan para pemodal tambang illegal. Mirisnya, aktivitas penambangan illegal dilokasi tersebut masih terus dilakukan meski sudah ada korban jiwa berulang. Polisi diminta tidak menutup mata terhadap aktivitas penambangan emas illegal ini.(Ct11)




