MANOKWARI – Persaingan di kategori Solo Remaja Putra dan Solo Remaja Putri pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 semakin memanas. Sebanyak 66 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia tampil bergantian menunjukkan kemampuan vokal terbaik mereka pada hari kedua perlombaan yang berlangsung di gedung PKK Arfai, Manokwari, Selasa (23/6/2026).
Jumlah peserta yang tampil terdiri atas 32 peserta Solo Remaja Putra dan 34 peserta Solo Remaja Putri. Masing-masing membawa karakter vokal, interpretasi lagu, serta kemampuan teknik yang berbeda-beda, menjadikan kompetisi berlangsung ketat sejak peserta pertama hingga penampil terakhir.
Pada kategori Solo Remaja Putra, perlombaan diawali oleh peserta dari Provinsi Kalimantan Barat dan ditutup oleh peserta dari Provinsi DKI Jakarta. Sementara kategori Solo Remaja Putri dibuka oleh peserta dari Provinsi Kalimantan Tengah dan berakhir dengan penampilan peserta dari Provinsi Sulawesi Selatan.
Atmosfer kompetisi terasa begitu kuat sepanjang jalannya lomba. Para peserta tidak hanya dituntut memiliki kualitas vokal yang baik, tetapi juga kemampuan menginterpretasikan pesan lagu, penguasaan panggung, penghayatan, hingga ketepatan teknik bernyanyi yang menjadi bagian penting dalam penilaian dewan juri.
Pada kategori Solo Remaja Putra, seluruh peserta diwajibkan membawakan lagu “Tuhan Perlindunganku” karya Joseph Simorangkir sebagai lagu wajib. Sementara peserta Solo Remaja Putri membawakan lagu wajib “Ku Mau Memujimu” ciptaan Kaleb Yuseli.
Selain lagu wajib, para peserta juga menampilkan lagu pilihan yang menjadi ruang untuk menunjukkan karakter vokal dan kemampuan artistik masing-masing. Perpaduan antara penguasaan lagu wajib dan lagu pilihan menjadi faktor penting yang menentukan peluang peserta meraih nilai terbaik.
Penilaian kategori Solo Remaja Putra dipercayakan kepada tiga juri berpengalaman, yakni Yudi N. Komalig, Yohan C. Tinungki, dan Bornok Sihombing Hutauruk. Sementara kategori Solo Remaja Putri dinilai oleh Ridolf Hehanussa, Linda Sitinjak, dan Vonty S. Nahan.
Ketatnya persaingan membuat setiap penampilan menjadi penentu. Selisih nilai yang tipis berpotensi terjadi mengingat hampir seluruh kontingen datang dengan persiapan matang dan menampilkan kemampuan terbaik mereka di panggung nasional.
Dengan puluhan talenta muda dari seluruh Indonesia yang saling beradu kualitas vokal dan penghayatan, kategori Solo Remaja Putra dan Putri menjadi salah satu cabang lomba yang paling menyita perhatian dalam rangkaian Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari.(Ct11)

